

AIR MEMANG SUDAH SURUT, NAMUN LUKA ITU MASIH ADA
Banjir yang melanda beberapa wilayah saudara-saudara kita di Sumatera kini perlahan telah surut. Air kembali ke jalurnya, jalanan mulai terlihat, dan aktivitas masyarakat berangsur berjalan, meski belum sepenuhnya pulih seperti sebelum musibah terjadi.

Namun, surutnya air bukan pertanda bahwa bencana telah usai. Bagi mereka yang terdampak, luka akibat musibah ini belum benar-benar selesai.

Di balik surutnya air, tersisa rumah-rumah yang rusak dan kotor, perabotan yang hanyut, serta banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal. Hingga hari ini, masih banyak warga yang belum dapat kembali menempati rumahnya karena kondisi bangunan yang belum aman dan tidak layak dihuni.

Bahkan di beberapa titik terdampak, sebagian warga masih terpaksa bertahan di area pemakaman milik saudara-saudara kita dari Tionghoa, karena belum tersedia alternatif hunian sementara yang layak.

Anak-anak terpaksa tidur di ruang terbuka. Para lansia bertahan dalam keterbatasan. Kondisi ini sangat rentan terhadap gangguan kesehatan dan keselamatan mereka. Meski demikian, keluarga-keluarga ini tetap menjalani hari dengan satu keyakinan: bahwa harapan itu masih ada.

Melihat kondisi pasca banjir tersebut, Griya Yatim & Dhuafa terus bergerak melalui Program Bantuan HUNTARA (Hunian Sementara) bagi warga terdampak banjir di Sumatera. Program ini menjadi solusi penting untuk menghadirkan tempat tinggal yang aman, bersih, dan melindungi para penyintas dari risiko penyakit serta cuaca ekstrem.

Karena sering kali, fase setelah bencana justru luput dari perhatian, padahal inilah masa paling rentan bagi para penyintas.
Program ini menargetkan pembangunan 100 unit rumah, dengan estimasi biaya Rp40 juta per rumah. Proses pengerjaan dirancang efisien, yakni sekitar 4–5 hari untuk setiap unit, agar hunian layak dapat segera dirasakan manfaatnya oleh para penerima.

Kami mengajak #SahabatDermawan untuk tidak berhenti peduli hanya karena banjir telah surut. Mari bersama-sama menghadirkan HUNTARA, agar saudara-saudara kita dapat bangkit dan menjalani hidup dengan lebih layak dan bermartabat.
Air Boleh Surut Tapi Kepedulian TIdak Boleh Mengering
![]()
Belum ada Fundraiser