
Di tengah kerasnya hidup dan semakin sulitnya kehidupan, ada satu sosok hebat, Pak Wahyu namanya.
Beliau sampai detik ini terus berjuang melawan kerasnya hidup, dalam melewati fase ini, beliau berjuang bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi beliau berjuang untuk sosok mulia, yaitu Ibunya.
Awalnya, Pak Wahyu seorang mantan driver taksi yang harus menghadapi cobaan bertubi-tubi.

Setelah kehilangan pekerjaan driver taksi karena kecelakaan, beliau banting setir agar hidup terus berlanjut dengan menjadi driver freelance dengan penghasilan tak menentu.
Ditengah hidup yang semakin sulit, Pak Wahyu tidak putus asa, beliau dengan tulus bekerja dan merawat Ibunya yang sakit, ditengah keterbatasan ekonomi yang semakin sulit, mereka terpaksa harus tinggal sementara di sebuah Masjid.

Orangtua Pak Wahyu, Ibunya biasa berjualan nasi kuning di dekat salah satu kampus di Tangerang Selatan. Meski hidup dalam keterbatasan, Ibu beliau dengan tulus suka berbagi nasi kuning kepada sesama.
“Terkadang Ibu itu suka feeling, mungkin dia (pembeli) tidak ada uang, jadinya Ibu ngasih orang tersebut nasi kuning secara gratis.” - ujar Pak Wahyu menceritakan kebaikan Ibunya.

Ujian juga menimpa Ibunya Pak Wahyu. Beliau tertabrak motor hingga kakinya terluka dan hingga kini sulit untuk berjalan dan beraktifitas seperti biasanya.
“Kalau mungkin ada motor, mungkin saya bisa mendaftar jadi ojek online. Selagi menunggu Ibu saya, saya bisa bekerja.” Tambah bapak Wahyu
Di akhir obrolan bersama tim relawan, penutup dari Pak Wahyu sambil tersenyum beliau menyampaikan semangat terus berjuang, “Menjaga Ibu itu sebuah berkah, dan surgapun ada di bawah telapak kaki Ibu, seberat apapun ujian harus terus dijalankan.”

#SahabatDermawan dan #Orangbaik, kisah inspiratif dari Pak Wahyu dan Ibu tercintanya mengingatkan Kita semua untuk selalu bersyukur dalam setiap keadaan dan tetap berjuang menghadapi kehidupan.
Yuk bergandeng tangan Kita salurkan bantuan untuk meringankan Pak Wahyu dan Ibu tercintanya.
Rasulullah bersabda, “Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (HR. Muslim no. 2699)
Disclaimer: Fundraising ini merupakan bagian dari program Bantuan Biaya Hidup yang mana penghimpunannya akan disalurkan untuk membantu biaya hidup keluarga dhuafa. Dana yang terhimpun akan disalurkan tidak hanya untuk Bapak Wahyu dan Ibunya, tetapi juga untuk ratusan keluarga yatim dan dhuafa lainnya.
![]()
Belum ada Fundraiser